home Wilayah Jonggol

Jonggol

Jonggol (RJ) – Pemerintah Jawa Barat rupanya sudah merancang Jonggol, sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, sebagai Kawasan Strategis Provinsi (KSP). Jonggol disiapkan sebagai sebuah pusat kegiatan dengan membangun jalan Poros Tengah-Timur yang menghubungkan sejumlah kawasan penting di Jawa Barat.

“Kecamatan Jongggol harus berubah agar bisa memiliki aksesibilitas dari semua titik yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bogor,” kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan, Kabupaten Bogor, Burhanuddin, kepada radarjonggol, Kamis 23 September 2010.

Ia mengatakan, jalan sepanjang 26 kilometer ini akan melalui empat kecamatan yakni Sukamakmur, Jonggol, Cariu hingga Tanjungsari. Bila sudah jadi, poros ini menghubungkan Delta Mas Bekasi dengan kawasan Puncak, Bogor.

“Kami segera mengukur fase jalan dan pemetaan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, sedangkan biaya masih menunggu APBD Perubahan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum menjadi KSP, Jonggol pernah diproyeksikan menjadi Ibukota saat rezim Soeharto berkuasa. Namun, proyek ini batal terlaksana karena krisis moneter. Nah, dengan adanya KSP ini, dia berharap semakin banyak investor yang menanamkan modal di wilayah Jonggol dan sekitarnya. “Pemerintah kabupaten pun menggeber perbaikan infrastrukturnya,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh radarjonggol, di wilayah Jonggol ini terdapat tanah millik Kementerian Kehutanan seluas 500 hektare. TNI Angkatan Laut, Darat dan Udara juga sudah membangun perumahan. “Pemkab telah menyiapkan infrastruktur awalnya, jadi bila wacana ini terealisasi, pemerintah pusat tak repot lagi,” kata Burhanuddin.

Kepala Seksi Sosial, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Omni Aryadi, mengatakan, Kecamatan Jonggol sangat potensial menjadi ibu kota. Karena, letaknya sangat strategis dengan daerah lainnya, yakni Bekasi, Jakarta dan Cianjur. ”Menuju ketiga daerah tersebut, dari Kecamatan Jonggol hanya ditempuh beberapa waktu saja,” katanya.

Wacana Jonggol menjadi Ibukota pemerintahan mengemuka lagi setelah sejumlah politisi dan pengamat tata ruang mengusulkan pemindahan Ibukota. Beberapa di antara mereka, mengusulkan Jonggol sebagai Ibukota baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *