home Berita Jalur Cileungsi-Jonggol Intai Korban

Jalur Cileungsi-Jonggol Intai Korban

Bagi masyarakat yang hendak melintas Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, harap berhati-hati. Pasalnya, sebagian besar ruas jalan rusak parah. Terdapat banyak lubang hampir di sepanjang jalan yang baru rampung dari proses perbaikan betonisasi oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan Jawa barat itu.
Ada beberapa titik lubang besar yang patut diwaspadai. Di antaranya, Km 2,2 depan SPBU, Km 3 depan bengkel mobil, Km 3,5 Desa Mekarsari, Km 5 Desa Cipicung dan Km 7 Desa Gandoang. Jika wilayah itu diguyur hujan, tak ayal lubang-lubang di sepanjang Jalan Raya Cileungsi-Jonggol berubah menjadi kubangan.
Selain itu, tidak seluruh ruas Jalan Raya Cileungsi-Jonggol dibeton. Proses betonisasinya pun nampak tak rapi. Ada beberapa ujung batas jalan yang dibeton, tapi tidak rata dengan jalan aspal. Sehingga rawan kecelakaan. Di sisi sepanjang jalan juga tak nampak saluran drainase.
“Saya suka kesal kalau lewat Jalan Cileungsi-Jonggol, apalagi pas hujan turun. Khususnya di Km 7 Desa Gandoang. Karena ada kubangan besar yang airnya sebetis orang dewasa,” ungkap Dedy, pengguna jalan yang bekerja di kantor Kecamatan Cileungsi. Dirinya mengaku sering melintasi jalan raya itu karena kediamannya berada di wilayah Jonggol.
Keluhan senada dilontarkan pengendara motor lainnya, Alex, yang juga bekerja di kantor Kecamatan Cileungsi. Ia mengaku agak sulit mengendarai motornya ketika melintas di ruas Jalan Raya Cileungsi-Jonggol karena licin setelah turun hujan.
“Soalnya ada bagian jalan yang tak rata antara yang dibeton dengan yang tidak. Kenapa tak menyeluruh dibetonnya. Dibandingkan dengan jalan di daerah Bekasi mah, jauh lebih baik di Bekasi,” cetusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *